Mengikuti Pelatihan di KBIZ Korea Selatan Sebelum Mulai Bekerja

Di artikel sebelumnya sudah dibahas tentang CPMI Korea Selatan yang beruntung mendapat panggilan terbang, mulai dari hal-hal yang harus dipersiapkan hingga berkumpul dengan CTKI lainnya di gedung KITCC, Ciracas, Jakarta, sebelum pemberangkatan. Dan kali ini adalah artikel terakhir dari seluruh tahapan alur resmi bekerja sebagai PMI (Pekerja Migran Indonesia) ke Korea Selatan yang kami tulis di blog Jangan Nganggur ini. Di postingan terakhir ini kami akan membahas apa saja yang perlu anda lakukan ketika sudah tiba di Korea Selatan.


Tidak perlu kuatir apalagi takut ketika anda nanti sampai di negara Korea Selatan. Karena anda mencari kerja ke Korea melalui prosedur resmi yang dikelola BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia), pastinya keberadaan anda sebagai pahlawan devisa di Korsel akan dijaga dan dilindungi oleh pemerintah. Nanti begitu turun dari pesawat di bandara Incheon, Seoul, Korea Selatan, anda beserta rombongan CTKI lainnya akan dijemput oleh perwakilan Indonesia. Penjemputnya adalah warga negara Indonesia yang bekerja di KBIZ Korea Selatan, dan nanti beliau akan memberi beberapa pengarahan penting.

Bahagianya Calon Tenaga Kerja Indonesia tiba di Korea Selatan

Setelah itu anda beserta rombongan akan diajak menaiki bus yang akan membawa rombongan TKI ke KBIZ atau gedung Pelatihan Korean Federation of SMEs. Perjalanan bus dari bandara Incheon ke gedung KBIZ kurang lebih 2 jam. Jadi selama perjalanan anda bisa sambil menikmati pemandangan dan suasana di negeri ginseng Korea Selatan. Bagi anda yang baru pertama ke luar negeri, tentunya saat-saat seperti ini menjadi sesuatu yang sangat luar biasa.

Sesampainya di gedung KBIZ, anda akan dikumpulkan bersama tenaga-tenaga kerja asing lainnya dari berbagai negara seperti Vietnam, Thailand, Timor Leste, India, Bangladesh, dan lain-lainnya. Dan anda akan berada di sana selama tiga hari dua malam untuk mengikuti pelatihan dan juga pemeriksaan kesehatan. Selama di sana anda tidak akan dikenakan biaya makan dan menginap. Anda akan ditempatkan di asrama dan diberi makan tiga kali sehari secara gratis.

Kegiatan pertama di KBIZ yaitu test kesehatan atau MCU (medical checkup) dengan menggunakan peralatan canggih yang dimiliki negara Korea Selatan. Kegiatan lainnya adalah pelajaran-pelajaran penting tentang dunia kerja di Korsel, seperti hal-hal yang harus dilakukan tenaga asing ketika menghadapi masalah di tempat kerja, cara pindah pabrik, dan sebagainya.

Selain itu, di KBIZ juga akan diadakan tes bahasa Korea sekali lagi. Namun tidak perlu kuatir, biasanya ini cuma formalitas saja. Lagipula jika anda sudah sampai tahap ini, kami yakin kemampuan berbahasa Korea sudah cukup mahir.


Yang perlu sedikit dikhawatirkan justru hasil medical check up. Pasalnya kalau hasilnya unfit, mimpi anda bekerja di Korea harus tertunda. Jika yang terdeteksi hanyalah penyakit-penyakit bukan penyakit ganas dan menular, anda masih dikasih kesempatan tinggal di KBIZ untuk diobati dan menyembuhkan penyakit anda tersebut sampai hasilnya benar-benar fit. Akan tetapi, jika yang terdeteksi adalah pengakit ganas yang membuat persyaratan bekerja di Korea menjadi tidak terpenuhi, anda akan dikembalikan ke tanah air Indonesia.

Hasil MCU tersebut akan diumumkan pada hari terakhir anda di gedung KBIZ. Bagi anda yang hasil tes kesehatannya dinyatakan fit to work, anda akan dijemput oleh majikan pabrik atau perusahaan yang akan memperkerjakan anda.

Selanjutnya anda sudah bisa mulai bekerja hingga masa kontrak anda selesai. TKI bekerja di Korea selama 4 tahun 10 bulan dengan perpanjangan perjanjian kerja setiap tahun.

Demikianlah rangkaian panjang melamar kerja menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia) ke Korea Selatan, mulai dari persiapan awal, hingga akhirnya mulai bekerja.

Secara ringkas, tahapan untuk bekerja menjadi TKI ke Korea Selatan adalah:
  • Memenuhi persyaratannya, baik fisik, dokumen yang diperlukan, serta kesehatan jasmani dan rohani.
  • Belajar bahasa Korea.
  • Melakukan pra pendaftaran online ketika ada pengumuman penerimaan TKI Korea dari BNP2TKI.
  • Verivikasi dokumen sekalian mengambil kartu ujian.
  • Mengikuti ujian tahap I, yaitu ujian bahasa Korea atau EPS-TOPIK.
  • Mengikuti ujian tahap II, yaitu tes keterampilan atau skill test.
  • Mendapat sertifikat digital sebagai bukti lulus ujian.
  • Medical check up atau test kesehatan pertama, yang harus dilakukan pada Rumah Sakit atau Klinik yang telah ditentukan oleh BNP2TKI.
  • Membuat akun EPS atau menjadi member EPS.
  • Sending data atau mengirim berkas lamaran kerja ke Korea Selatan.
  • SLC atau kontrak kerja turun dari perusahaan di Korea.
  • Mengikuti Prelim atau Preliminary Education selama 6 hari, di sana nanti akan dilakukan medical check up tahap kedua.
  • CCVI terbit dan apply visa.
  • Terbang ke Korea Selatan.
  • Ditampung di gedung KBIZ Korea Selatan selama 3 hari, di sana akan kembali dilakukan medical check up episode ketiga.
  • Dijemput majikan pabrik atau perusahaan tempat anda bekerja.
  • Mulai bekerja sampai kontrak kerja selesai.

Seperti itu ringkasnya. Namun supaya anda mendapatkan informasi yang lebih jelas dan rinci dari setiap tahapannya, anda harus membaca semua artikel tentang prosedur atau alur resmi bekerja ke Korea Selatan yang telah kami tulis mulai dari tahap persiapan hingga pemberangkatan. Untuk mulai membaca dan mempelajari dari awal, silahkan teman-teman Klik Disini.

Kunci dari mewujudkan keinginan untuk merantau ke Korea Selatan berdasarkan pengalaman kami adalah kejujuran, kesabaran, keuletan serta diiringi doa yang tak pernah lelah. Tahap seleksinya cukup panjang. Nikmati semua prosesnya dengan serius tapi santai. Jangan jadikan bekerja di Korea Selatan sebagai harapan satu-satunya. Karena yang namanya melamar kerja, tentu kemungkinannya cuma dua: diterima atau gagal.

Begitu pun mencari kerja ke Korea, jika diterima berarti perjuangan panjang anda tidak sia-sia. Jika gagal, bukan berarti perjuangan anda sia-sia. Jika masih memenuhi syarat, anda bisa memperbaiki apa yang perlu diperbaiki, kemudian mencoba sending data lagi. Jika masih gagal lagi dan gagal lagi, berarti rezeki anda mungkin bukan di Korea.


Anda juga tetap harus bekerja dan menghasilkan uang sambil mengikuti semua tahap seleksi TKI ke Korea. Bekerja apa saja yang penting halal. Karena ongkos yang dikeluarkan untuk mengikuti semua proses penempatan PMI Korea tidaklah sedikit. Jangan nganggur dan cuma menggantungkan harapan diterima bekerja di Korea. Iya kalau langsung berhasil. Kalau harus menunggu lama, atau bahkan gagal?

Selain itu, mengikuti seleksi TKI ke Korea sambil tetap bekerja, secara tidak langsung akan melatih fisik anda dan sedikit banyak berguna bagi anda sendiri seandainya nanti diterima bekerja di Korea. Karena TKI yang ditempatkan di Korea lewat program G to G (Government to Government) ini akan bekerja di sektor pekerjaan yang mengandalkan fisik seperti bekerja di pabrik, bidang perikanan dan pertanian.

4 Responses to "Mengikuti Pelatihan di KBIZ Korea Selatan Sebelum Mulai Bekerja"

  1. Bang klo mw jd tki k korsel kn hrus bs dulu bhs korea, infoin dong tempat les yg bagusny. Harus les dulu ssndiri atau nanti diajarkan oleh lembaga? Seperti tki k taiwan dll

    BalasHapus
  2. maaf min mau tanya,klo seandainya saya sudah prelim dan dinyatakan sudah ada jadwal tmsnya,kemudian saya mengajukan pengunduran diri.apa masih bisa ikut ujian lagi g to g korsel?
    terima kasih

    BalasHapus